Rabu, 30 September 2026 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti | Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi | Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai | RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
 
 
☰ Nusantara
Takjil Beracun Tewaskan Anak Driver Ojol, Polisi Kantongi Identitas Pengirim
Jumat, 30 April 2021 - 08:56:24 WIB

SULUHRIAU â€“ Polisi sudah mengantongi identitas perempuan pengirim makanan takjil beracun yang menewaskan Naba Faiz Prasetya (9) warga Salakan, Kalurahan Bangunharjo, Kapanewon Sewon.

Polisi sudah mengantongi ciri dan identitas wanita pemberi order agar Bandiman, ayah Naba mengirim paket takjil kepada Tomi warga Perumahan Bukit Asri, No FF01, Sembungan, Bangunjiwo Kapanewon Kasihan, Bantul.

“Dalam waktu dekat segera akan kita rilis wanita pemberi orderan takjil beracun itu,” jelas Kasat Reskrim Polres Bantul, Polda DIY, AKP Ngadi SH Kamis (29/4).

Terungkapnya identitas wanita kejam berkat pendalaman dari saksi-saksi dan alat pendukung lain seperti rekaman CCTV ketika memberikan order takjil kepada Bandiman.

“Penyidik mendapat keterangan dari orangtua korban penerima order mengantar takjil ke rumah Tomi. Selain itu ada rekaman CCTV dan bukti lain yang mendukung,” ujarnya.

Dalam mengungkap takjil maut itu, Polres Bantul juga bekerja sama dengan Polresta Yogyakarta, mengingat peristiwa itu terjadi di wilayah Kota Yogyakarta.

Hasil uji laboratorium sampel bumbu sate ayam dan lontong diketahui mengandung racun jenis C yang diduga disantap korban. Sebagaimana diketahui, peristiwa yang menimpa siswa kelas 4 SD Muhammadiyah Karangkajen 4 terjadi Minggu lalu ketika menyantap sate beracun yang diberikan seorang perempuan tidak dikenal.

“Hasilnya positif, makanan yang disantap mengandung racun jenis C. Racunnya ditemukan dalam bumbu sate ayam yang di makan korban. Intinya pada bumbunya,” ucapnya.

Sejauh ini polisi belum membeberkan secara terbuka racun jenis C tersebut. Bahkan ketika wartawan tanya apakah racun jenis C merupakan Sianida, Ngadi tersenyum.

Menurut Ngadi, racun jenis C cukup mudah didapatkan. Racun jenis ini terdapat pada apotas dan juga obat tikus. Sedang jenisnya ada cair dan padat.

Polres Bantul bakal segera berkoordinasi dengan laboratorium untuk mengirimkan hasil sebagai bahan penyidikan. Termasuk kemungkinan bedah makam korban.

Penyidik juga sudah meminta keterangan dari Tomi dan istrinya penerima paket takjil secara lisan. Sebelumnya kedua orangtua dan kakak korban sudah dimintai keterangan. “Khusus saksi Tomi baru kita periksa secara lisan, nanti akan kita panggil untuk memberikan keterangan tatap muka di Polres,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, Bandiman bertemu perempuan tersebut di depan Masjid Nurul Islam, Jalan Gayam Umbulharjo.

Saat itu, perempuan tersebut meminta dirinya mengantarkan paket makanan takjil secara offline. Paket makanan itu terdiri atas satu bungkus lontong sate ayam dan satu bungkus snack. Makanan itu dikirim ke rumah Tomi di Villa Bukitasri No FF01, Sembungan, Kasihan, Bantul, pada Minggu (25/4/2021) sore.

Menurut Bandiman, perempuan itu tidak memesan secara online karena tak punya aplikasi. Wanita itu juga memberi ongkos Rp30.000, meski Bandiman hanya meminta Rp25.000.

Saat sampai di lokasi yang dituju, Bandiman mengaku menghubungi Tomi. Tapi, kata Tomi bilang tidak punya teman Hamid. Ibunya juga tak kenal Hamid.

"Terus ibunya minta agar paket untuk saya saja. Terus saya bawa pulang," lanjutnya.

Sesampainya di rumah, Bandiman langsung membuka paket makanan itu dan disantap oleh anggota keluarganya. Dia masih sempat memakan sate sebanyak dua tusuk dan tidak merasakan apa-apa, begitu pula dengan anak pertamanya.

"Sebenarnya Naba juga dapat takjil dari TPA, yakni Gudeg. Tapi karena dia memang suka sate jadi ditukar. Saya masih sempat makan dua tusuk dan tidak apa-apa. Tapi karena Naba dan istri saya makannya dicampur dengan bumbunya, makanya keracunan," jelas dia.

Setelah memakan sate yang dicampur bumbu itu, Naba langsung merasakan pahit di tenggorokan. Dia juga sempat meminum air beberapa teguk untuk membantu sate yang terasa pahit masuk ke dalam perut. Sehabis itu dia muntah di dapur dan langsung tergeletak serta mulut mengeluarkan busa.

Sumber: okezone.com
Editor: Jandri






 
Berita Lainnya :
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  • Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
  • Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
  • Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    02 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    03 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    04 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    05 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    06 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    07 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    08 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    09 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    10 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    11 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    12 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    13 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    14 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    15 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    16 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    17 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    18 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    19 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
    20 Evaluasi Kebijakan Indikasi Geografis, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Nasional
    21 Catat Jadwalnya, Pasar Murah Pemprov Riau Digelar di 6 Kelurahan Pekanbaru
    22 Isu West Papua Diungkit di Sidang PBB ke- 81, Ketua BKSAP DPR RI Kecam PM Solomon
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat